GAMBARAN KESEHATAN MATA PADA REMAJA
Abstract
Masalah kesehatan mata pada remaja dapat disebabkan oleh berbagai faktor salah satunya adalah penggunaan gadget. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran kesehatan mata pada remaja. Desain penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah 120 siswa SMA kelas X dan XI menggunakan teknik kluster sampling. Penelitian ini menggunakan kuesioner OSDI untuk menilai tingkat gejala kerusakan permukaan mata (mata kering) dan CVS-Q untuk mengukur/menilai gejala pada mata dan visual yang dirasakan selama dan atau setelah penggunaan komputer, serta pemeriksaan Cover test untuk mengenali terdapatnya mata juling tropia (nyata) dan foria (tersembunyi), dan PEEK Acuity untuk menilai ketajaman penglihatan. Analisa data yang digunakan adalah deskriptif sederhana dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil analisa didapatkan bahwa penggunaan perangkat teknologi terbanyak ialah smartphone dengan durasi >2 jam/hari. Hasil penelitian didapatkan dari 120 responden 11 orang (9,2%) mengalami penurunan tajam penglihatan, 69 orang (57,5%) mengalami mata kering, 9 orang (7,5%) mengalami CVS dan 2 orang (2,5%) mengalami strabismus (ekstropia). Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam ilmu keperawatan tentang gambaran kesehatan mata pada remaja yaitu peningkatan intervensi untuk kesehatan mata khususnya pada remaja. Serta dapat memberikan edukasi untuk membatasi durasi penggunaan gawai dalam batas normal.

